Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea menyoroti berbagai persoalan pemasyarakatan saat melakukan kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR ke Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (22/4).
Fokus utama pembahasan mencakup kondisi warga binaan pemasyarakatan (WBP), potensi overkapasitas lapas, hingga kebutuhan pembangunan rumah tahanan (rutan) baru di wilayah tersebut.
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Dalam pertemuan dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Sulteng, Wakil Ketua LPSK, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulteng, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Sulteng, Marinus Gea menekankan pentingnya kejelasan data terkait jumlah WBP, khususnya yang masih berstatus tahanan.
Ia mengungkapkan, dari total 4.169 WBP, terdapat 952 orang yang masih berstatus tahanan, baik dalam proses hukum maupun titipan. Menurutnya, status tersebut perlu diperjelas karena dapat memengaruhi penilaian terhadap kapasitas lapas.