Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J Rumambi menanggapi serius indikasi lonjakan angka kemiskinan nasional pascabencana.
Menurutnya, bencana tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan korban jiwa, tetapi juga berdampak langsung pada hilangnya tempat tinggal, mata pencaharian masyarakat, aset produktif, menurunnya daya beli, serta meningkatnya kerentanan sosial-ekonomi.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Lonjakan angka kemiskinan pascabencana harus menjadi alarm serius bagi pemerintah. Negara wajib memastikan dampak sosial-ekonomi masyarakat terdampak tercatat dan tertangani dengan baik, maka dari itu BPS harus melakukan pemutakhiran data kemiskinan nasional, jelas Legislator PDI Perjuangan dari Dapil Sulteng itu via Whatsapp, Sabtu (17/1).
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial, kebencanaan, dan penanggulangan kemiskinan, Matindas menekankan digitalisasi dan validasi data kemiskinan oleh BPS harus dilakukan secara komprehensif, cepat, dan adaptif terhadap situasi pascabencana.