Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI, Matindas J. Rumambi, melayangkan kritik tajam terhadap rancangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah. Kebijakan tersebut dinilai belum matang dan berpotensi memboroskan keuangan negara akibat salah sasaran.
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah ini menegaskan, pemerintah seharusnya sejak awal mendesain program MBG dengan basis data yang kuat. Ia menyayangkan sikap pemerintah yang baru sibuk mengkaji penghentian bantuan bagi anak-anak dari keluarga mampu setelah program berjalan.
Jika sejak awal pemerintah menggunakan basis data sosial-ekonomi yang kuat, perdebatan mengenai layak atau tidaknya anak dari keluarga mampu menerima MBG tidak akan muncul hari ini. Ini menunjukkan desain kebijakan yang belum matang, ujar Matindas melalui pesan singkat, Sabtu (18/7).
Baca:
Menurut Matindas, hakikat dari program pemenuhan gizi adalah instrumen negara untuk melindungi kelompok rentan, bukan memberikan subsidi kepada masyarakat yang sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarganya secara mandiri.