Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi XII DPR RI, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H., menyoroti persoalan serius dalam distribusi program listrik desa yang masih mencerminkan pola pembangunan sentralistik.
Mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode ini menegaskan bahwa akses terhadap energi adalah marwah keadilan dan kedaulatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Data terbaru menyingkap adanya jurang yang lebar dalam realisasi program elektrifikasi nasional. Pulau Jawa tercatat menerima alokasi yang sangat dominan, sementara wilayah-wilayah penyangga ekonomi nasional seperti Kalimantan masih berada di bawah bayang-bayang kegelapan.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Berdasarkan data sebaran wilayah yang dikeluarkan oleh Dirjen Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terlihat kontras yang cukup tajam dalam alokasi program listrik desa.