Makassar, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyoroti tekanan berat yang dihadapi dunia usaha akibat tingginya beban pajak, penurunan pendapatan, serta terbatasnya pasokan dan mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Berbagai aspirasi dan temuan di lapangan ini akan segera dibawa ke dalam agenda legislasi, pengawasan, serta penganggaran APBN demi mendorong iklim usaha yang adil, sehat, dan berdaya saing.
Persoalan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan jajaran kementerian mitra di Makassar pada Jumat (9/10/2026).
Baca:Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Novita menilai kombinasi antara kenaikan beban operasional dan melemahnya pendapatan membuat para pelaku industri terjepit dalam tekanan berlapis.