Bali, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, menyoroti masih adanya kesenjangan antara besarnya potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali dengan manfaat ekonomi yang diterima pelaku UMKM lokal.
Menurut Novita, Bali memiliki pasar pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat besar. Namun, besarnya pasar tersebut belum sepenuhnya terkoneksi dengan pelaku UMKM lokal melalui rantai pasok yang berkelanjutan, termasuk dalam hal akses pembiayaan dan permodalan.
Kita sebenarnya bukan kekurangan pasar. Pasarnya banyak sekali. Tetapi masih ada gap antara besarnya pasar pariwisata dengan seberapa besar manfaat ekonomi yang benar-benar masuk ke UMKM lokal, ujar Novita, Saat Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ke Nuanu Creative City Inc di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Jumat, 28 Agustus 2026.
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Tabanan yang menunjukkan masih adanya kesenjangan penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor tertentu.