PDI Perjuangan Tegaskan Politik Harus Berorientasi Pemberdayaan Rakyat, Bukan Sekadar Bansos

Penyiapan generasi unggul harus dimulai sejak bayi berada dalam kandungan melalui pemenuhan gizi yang baik.
Jum'at, 07 Agustus 2026 11:28 WIB Jurnalis - Kristin Tambunan

Sukabumi, Gesuri.id Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menekankan bahwa esensi politik sejati seharusnya berfokus pada upaya pemberdayaan rakyat dan pemenuhan hak-hak dasar, alih-alih terjebak dalam praktik pembagian bantuan sosial (bansos) yang bersifat instan atau manuver perebutan kekuasaan elite.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto saat menghadiri peringatan Hari ASI Internasional bertajuk ASI Eksklusif: Perjuangan Dimulai dari Pelukan Ibu yang digelar di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/8/2026).

Menurut Hasto, kegiatan kampanye pemberian ASI eksklusif dan pemenuhan gizi bagi ibu hamil merupakan wujud otokritik terhadap watak kekuasaan di tingkat elite nasional yang kerap terjebak dalam penyalahgunaan wewenang dan hukum.

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Sebagai gerakan, ini menunjukkan komitmen PDI Perjuangan terhadap watak politik yang berpihak pada akar rumput. Ini adalah otokritik atas watak kekuasaan di tingkat elite yang sering kali terjebak pada penyalahgunaan wewenang dan hukum. Politik sejati adalah hadir di tengah rakyat, seperti saat ini bertemu para ibu untuk membangun kesadaran pentingnya ASI bagi masa depan anak Indonesia, ujar Hasto.

Baca juga :