Banjarmasin, Gesuri.id Berulangnya kasus pemadaman listrik secara meluas di Kalimantan Selatan menuai kritik tajam dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., menilai kondisi ini sudah tidak bisa ditoleransi dan mendesak adanya langkah tegas dari Direksi PLN serta Kementerian BUMN.
Menurut Syaripuddin, pemadaman listrik yang terjadi berkali-kali tidak hanya melumpuhkan aktivitas rumah tangga, tetapi juga mengganggu fasilitas kesehatan, dunia pendidikan, pelayanan publik, hingga sektor usaha dan industri.
Baca:GanjarBangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika pelayanan ini gagal dipenuhi, yang dirugikan adalah seluruh sendi kehidupan. Persoalan ini tidak boleh diabaikan begitu saja sebagai gangguan teknis biasa, ujar Syaripuddin di Banjarmasin.