Jakarta, Gesuri.id - Lonjakan harga masker terjadi di sejumlah wilayah Banten menyusul tingginya paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kondisi tersebut mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi V DPRD Banten Fraksi PDI Perjuangan, Yeremia Mendrofa.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Yeremia mengimbau para pedagang dan penyedia masker, baik di toko offline maupun online, untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar di tengah tingginya kebutuhan masyarakat akan alat pelindung diri.
"Kemarin kami sempat membagikan masker kepada masyarakat, tetapi saat hendak membeli kembali—baik di toko fisik maupun online—harganya sudah melambung tinggi," ujar Yeremia.
Ia menekankan pentingnya kepedulian sosial dibanding mencari keuntungan sepihak di tengah situasi darurat bencana.
Baca: Ganjar Pranowo Sosok Pemimpin yang Disukai Semua Kalangan
"Kami berharap para pedagang tidak mengambil keuntungan secara berlebihan dalam situasi bencana seperti ini. Mari kita bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak," tegasnya.
Untuk mengantisipasi penimbunan dan lonjakan harga yang makin tak terkendali, Yeremia mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan harga masker di pasaran.

















































































