Jakarta, Gesuri.id — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas.
Ia mengingatkan petugas di lapangan agar senantiasa menahan emosi dan menerapkan prinsip 4S: Senyum, Sapa, Salam, dan Santun.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Pesan tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan pada Peringatan HUT ke-76 Satpol PP di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).
“Anggota Satpol PP itu manusia biasa, bisa emosional, marah, atau tersinggung oleh hal-hal kecil. Namun, karena Anda ditugaskan di garda terdepan untuk menjaga wajah Jakarta, Anda harus bisa menahan diri. Minimal belajar dari Gubernurnya-lah,” ujar Pramono berseloroh.
Pramono menceritakan, meski kerap diterpa komentar negatif, ia memilih tetap tersenyum dan fokus bekerja. Ia berharap sikap serupa ditunjukkan jajaran Satpol PP demi terus membangun kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, ketegasan dalam menegakkan aturan harus berjalan beriringan dengan empati, dialog, dan rasa hormat kepada warga. Terlebih, status Jakarta sebagai kota global menuntut aparatur yang profesional, adaptif, serta ramah.
“Wajah Satpol PP Jakarta saat ini jauh lebih humanis. Hal itu terbukti di lapangan, dan kepercayaan publik terhadap Satpol PP pun meningkat signifikan,” tegasnya.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Pada kesempatan yang sama, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyampaikan bahwa kondisi ketenteraman dan ketertiban umum di Jakarta secara umum kondusif berkat sinergi hingga tingkat kelurahan.
“Kami terus bertransformasi. Gerakan 4S (Senyum, Sapa, Salam, Santun) kini menjadi pedoman utama seluruh anggota saat berinteraksi dengan masyarakat,” kata Satriadi.

















































































