Jakarta, Gesuri.id Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar penataan kawasan wisata Setu Babakan tidak sekadar berfokus pada estetika fisik.
Ia menegaskan, keberlangsungan usaha pedagang kaki lima (PKL) dan warga lokal yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut harus menjadi prioritas utama.
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Kalau memang dibuat zona-zona untuk PKL, kawasan Setu Babakan sebenarnya sangat luas sehingga bisa mengakomodasi lebih banyak pedagang. Yang penting, warga sekitar tetap mendapatkan ruang untuk berusaha, ujar Yuke di Jakarta, Kamis (9/7).
Saat ini, sebagian PKL di Setu Babakan sedang menjalani proses relokasi karena sebelumnya berjualan di atas saluran air. Yuke mengingatkan agar lokasi baru yang disediakan tidak menjauh dari pusat keramaian Setu Babakan. Hal ini krusial agar para pedagang tidak kehilangan pelanggan setianya.