Pengamanan Produk Kreatif dari Desa Wisata: Samuel Wattimena Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kebakaran

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Samuel juga memandang perlunya pengarsipan dan dokumentasi dasar yang terpusat.
Senin, 31 Agustus 2026 21:52 WIB Jurnalis - Kristin Tambunan

Tabanan, Gesuri.id Pengembangan desa wisata di berbagai daerah dinilai perlu dibarengi dengan penguatan sistem pencegahan dan mitigasi risiko yang matang. Anggota DPR RI Samuel Wattimena menekankan pentingnya aspek preventif tersebut untuk melindungi produk kerajinan serta karya ekonomi kreatif lokal dari ancaman kebakaran, terutama di kawasan wisata unggulan.

Pernyataan tersebut disampaikan Samuel saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Nuanu, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Menurutnya, perhatian terhadap perlindungan aset pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta karya kreatif harus menjadi prioritas bersama dalam pengelolaan destinasi wisata.

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Isu mengenai kerentanan wilayah terhadap kebakaran mengemuka setelah ia menerima informasi terkait kondisi di lapangan, termasuk peristiwa yang pernah terjadi di Desa Sade. Samuel menilai, Kementerian Pariwisata telah menjadikan desa wisata unggulan sebagai salah satu fokus perhatian, namun aspek mitigasi struktural dan penataan produk di dalam kawasan masih memerlukan evaluasi mendalam.

Kalau setahu saya, di Kementerian Pariwisata sudah menjadi fokus untuk mereka karena ini adalah objek unggulan. Tapi kalau kemudian saya mendapat info bahwa kebakaran sering terjadi karena permasalahan material dari kampung itu sendiri, itu memang mungkin yang perlu dipikirkan preventifnya, dari berbagai display produk di sana itu harusnya seperti apa, ujarnya.

Baca juga :