Medan, Gesuri.id Penutupan Jalan HM Said tepat di depan Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan yang telah berlangsung lebih dari satu bulan menuai sorotan tajam.
Kebijakan ini dinilai tidak hanya melumpuhkan mobilitas warga dan memicu kemacetan, tetapi juga menyulitkan akses ibadah umat Buddha di Vihara Candi Buddha.
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara, Hasyim, S.E., mendesak Polrestabes Medan untuk segera mengevaluasi kebijakan tersebut dan membuka kembali akses jalan, khususnya saat tidak ada aktivitas unjuk rasa.
Baca:Ganjar Dikenal Akur dan Harmonis dengan Saudara Kandung
Hasyim menegaskan, jalan umum tidak semestinya ditutup secara permanen hanya demi mengantisipasi potensi demonstrasi. Menurutnya, langkah pengamanan memang krusial, tetapi tidak boleh mengabaikan kepentingan publik yang lebih luas.