Jakarta, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengingatkan potensi dampak rencana penyaluran gaji pegawai negeri sipil (PNS) melalui koperasi terhadap keberlangsungan bank daerah, khususnya Bank Kalbar.
Ia meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kondisi perbankan daerah sebelum menerapkan kebijakan tersebut, mengingat pemerintah daerah selama ini turut memperkuat Bank Kalbar melalui penyertaan modal.
Kalau melalui gaji pegawai diberikan melalui koperasi, sementara pegawai adalah 100 persen nasabah Bank Kalbar, maka bank daerah akan tumbang, ujarnya dikutip Jumat (23/10/2026).
Kekhawatiran itu disampaikan Krisantus saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sinergi Penguatan Ekonomi Lokal Kalimantan Barat melalui Pemberdayaan UMKM serta Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Pontianak, Senin. Dalam kegiatan yang sama, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman turut menanggapi masukan tersebut.
Krisantus menjelaskan, pemerintah daerah selama ini memberikan penyertaan modal untuk memperkuat peran Bank Kalbar sebagai bank milik daerah. Karena itu, rencana pengalihan penyaluran gaji pegawai melalui koperasi perlu dikaji secara menyeluruh agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan perbankan daerah.