Jakarta, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, hadir langsung dalam Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) CU Lantang Tipo dan disambut dengan tarian adat Ngaja Kipas Kajang sebagai bentuk penghormatan dari masyarakat dan keluarga besar CU Lantang Tipo.
Dalam sambutannya, Wagub Krisantus menegaskan kehadirannya merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap gerakan ekonomi rakyat.
“Saya memilih hadir bersama rakyat Kalbar dan bersama CU Lantang Tipo, karena koperasi seperti inilah yang nyata bekerja untuk masyarakat,” ujarnya, saat perayaan yang berlangsung meriah dan penuh makna di Homing Tipo, Kompleks Paroki Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Senin (2/2/2026).
Perayaan setengah abad CU Lantang Tipo ini dirangkai dengan berbagai kegiatan kebersamaan anggota serta pemberian apresiasi kepada para pendiri, pengurus, pengawas, karyawan, dan anggota yang selama ini berperan aktif menjaga keberlanjutan koperasi.
Momentum HUT ke-50 dimaknai sebagai refleksi perjalanan panjang CU Lantang Tipo dalam membangun kemandirian ekonomi anggota sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Kalimantan Barat, serta peneguhan komitmen untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Krisantus menilai usia 50 tahun merupakan pencapaian luar biasa bagi sebuah koperasi, yang hanya dapat diraih melalui pengelolaan yang sehat dan profesional.
“Tidak semua lembaga keuangan mampu bertahan hingga 50 tahun. Ini bukti CU Lantang Tipo dikelola dengan baik, sehat, dan dijalankan oleh sumber daya yang memahami manajemen serta keuangan,” ungkapnya.
Wagub juga menyoroti capaian aset CU Lantang Tipo yang telah mencapai triliunan rupiah sebagai hasil kepercayaan anggota dan kerja keras manajemen.
“Aset sebesar itu tidak turun dari langit. Itu lahir dari kepercayaan anggota dan kerja keras yang berpihak pada masyarakat,” tambahnya.
Pada momentum usia emas ini, Krisantus mendorong CU Lantang Tipo untuk terus melakukan transformasi, khususnya dalam penguatan digitalisasi layanan.
“Di usia 50 tahun, CU tidak boleh berhenti. Transformasi, terutama di bidang teknologi informasi dan komunikasi, harus terus dilakukan agar pelayanan kepada anggota semakin mudah dan cepat,” tegasnya.
Ia juga menekankan peran strategis CU dalam mendukung pendidikan anggota. “CU bukan hanya tempat menabung dan meminjam. CU hadir membantu orang tua menyekolahkan anak-anaknya, dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi,” ujarnya.
Selain itu, Wagub menegaskan bahwa koperasi dan perbankan bukanlah pesaing, melainkan mitra yang saling melengkapi.
“CU dan bank bukan lawan, melainkan simbiosis mutualisme untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP CU Lantang Tipo, Sabinus, menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-50 bukan sekadar peringatan usia, melainkan peneguhan jati diri koperasi.
“Ini adalah momentum refleksi dan penguatan semangat gotong royong yang sejak awal menjadi fondasi CU Lantang Tipo. Inovasi dan digitalisasi akan terus kami dorong ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, di usia emas ini CU Lantang Tipo berkomitmen memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan agar tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman. Perayaan HUT ke-50 CU Lantang Tipo dihadiri jajaran pengurus pusat, perwakilan anggota dari berbagai cabang, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta mitra dan tamu undangan dari berbagai instansi.
Diketahui, KSP CU Lantang Tipo merupakan lembaga keuangan mikro berbasis anggota yang berdiri sejak tahun 1976 dan berkomitmen pada pemberdayaan ekonomi melalui pendidikan, pelatihan, serta layanan keuangan yang berkelanjutan.

















































































