Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi ll DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr H Giri Ramanda N Kiemas SE MM, mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), perusahaan perkebunan, dan masyarakat bersatu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap tebal.
Ia menegaskan, perusahaan yang wilayah kebunnya terbakar wajib ikut bertanggung jawab memadamkan api, sementara pemerintah daerah harus mengambil langkah strategis tanpa hanya mengandalkan pemerintah pusat.
DPR RI melalui kawan-kawan di Komisi IV sudah melakukan serangkaian rapat dengan Menteri Kehutanan untuk melakukan tindakan-tindakan, kata Giri Ramanda, Sabtu (17/10/2026).
Giri menjelaskan, Komisi VIII DPR RI juga telah menggelar rapat intensif bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membahas bantuan pemadaman karhutla. Namun, menurutnya, upaya pemerintah pusat harus diikuti langkah konkret di tingkat daerah, terutama menghadapi kondisi kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan November 2026.
Di Provinsi Sumatera Selatan harusnya kita bersatu teguh untuk mengatasi ini. Pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Jangan mengandalkan pemerintah pusat saja, ucapnya.