Puan Maharani: Penguatan Literasi Media Sosial dan Komunikasi Negara Kunci Tangkal Hoaks

Di ruang digital, arus informasi yang bergerak cepat telah meningkatkan disinformasi, memperuncing polarisasi, dan mengaburkan batas.
Kamis, 23 Juli 2026 14:01 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya memperkuat kemampuan literasi media sosial masyarakat dan membangun strategi komunikasi negara yang efektif di tengah derasnya arus informasi digital.

Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi kunci untuk menangkal disinformasi, menjaga kepercayaan publik, serta memperkuat demokrasi. Pernyataan itu disampaikan dalam Pidato Penutupan Masa Persidangan V Tahun Sidang 20252026 pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (23/7/2026).

Di ruang digital, arus informasi yang bergerak cepat telah meningkatkan disinformasi, memperuncing polarisasi, dan mengaburkan batas antara kritik yang membangun dengan provokasi yang memecah belah, ujar Puan.

Puan menjelaskan, dalam dua bulan terakhir masyarakat dihadapkan pada berbagai dinamika global maupun nasional. Mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia hingga berbagai persoalan di dalam negeri, seperti kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan, tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta perlindungan terhadap kelompok rentan.

Menurutnya, perkembangan ruang digital turut menghadirkan tantangan baru. Arus informasi yang bergerak sangat cepat tidak hanya mempercepat penyebaran informasi, tetapi juga membuka ruang semakin luas bagi disinformasi yang dapat memicu polarisasi dan memperkeruh ruang publik.

Baca juga :