Jakarta, Gesuri.id Politikus PDI Perjuangan, Ansy Lema, menegaskan bahwa perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto tidak boleh sekadar menjadi ajang bongkar-pasang jabatan.
Menurutnya, hal terpenting dari perombakan tersebut adalah lonjakan kinerja dan perbaikan nyata pada level implementasi kebijakan.
Ansy menilai, visi dan panduan strategis yang disampaikan Presiden Prabowo sejauh ini sudah sangat jelas. Namun, persoalan utama justru kerap muncul pada tingkatan eksekusi oleh jajaran kementerian di lapangan.
Baca:Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Catatan kami selama ini, kalau dari segi visi dan paradigma presiden itu cukup clear, cukup jelas menyampaikan apa yang menjadi komitmen beliau. Tapi persoalan yang kami lihat ada pada level implementasi aksi di lapangan yang kerap kali lemah dan kedodoran, ujar Ansy Lema, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat (2/10).