Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS. mengingatkan bahwa cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 bukan sekadar slogan, melainkan janji kebangsaan yang harus diwujudkan dalam kehidupan bernegara. Menurutnya, kemerdekaan, persatuan, kedaulatan, serta keadilan dan kemakmuran harus menjadi ukuran dalam melihat perjalanan Indonesia setelah 81 tahun merdeka.
Itu bukan puisi. Itu bukan utopia. Itu adalah janji yang ditulis dengan darah di Mukadimah UUD 1945, tulis Prof. Rokhmin Dahuri, dikutip Sabtu (3/10/2026).
Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University tersebut mengajak masyarakat melihat secara jujur posisi Indonesia saat ini dengan merefleksikan kembali empat pilar cita-cita bangsa yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
Menurut Rokhmin, kemerdekaan secara fisik memang telah dicapai Indonesia. Namun, kemerdekaan tersebut menurutnya masih perlu diwujudkan dalam aspek mental dan ekonomi agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan mencapai kesejahteraan.
Rokhmin menilai kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebasnya Indonesia dari penjajahan secara fisik. Kemerdekaan juga harus memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk bermimpi, mendapatkan pendidikan, bekerja, serta membangun kehidupan tanpa terhambat oleh ketimpangan akses maupun praktik-praktik yang tidak adil.