Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S. melakukan kunjungan lapangan ke Luhaifeng Group di Qingdao, China, di sela-sela kesibukannya sebagai pembicara kunci dalam 2026 Global Ocean Development Forum (GODF), Rabu (16/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka kerja sama strategis Indonesia-China di bidang ekonomi biru dan industri kelautan.
Kita tidak boleh hanya menjadi penonton revolusi pangan biru. China sudah membuktikan marine ranching yang terintegrasi dengan teknologi AI, IoT, dan cold chain adalah masa depan. Indonesia dengan kekayaan biodiversitas laut terkaya di dunia harus menjadi pemain utama, ujar Prof. Rokhmin...
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Rokhmin melihat secara langsung praktik ecological marine ranching yang dikembangkan Luhaifeng Group untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan. Kunjungan ini sekaligus menjadi upaya menjembatani potensi ekonomi biru Indonesia dengan perkembangan industri perikanan modern China.
Menurut Prof. Rokhmin, data FAO 2026 yang dipaparkannya dalam forum menunjukkan produksi akuatik global telah mencapai 235 juta ton. Akuakultur kini menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan sektor pangan biru dunia.