Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. H. Rokhmin Dahuri, memperingatkanmasa depan Indonesia, termasuk keberhasilan mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, sangat ditentukan oleh keseriusan bangsa ini dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Peringatan tersebut ia sampaikan dalam Webinar Nasional bertajuk Ekolinguistik: Bahasa, Lingkungan, dan Kesadaran Ekologis dalam Wacana Publik yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) Press bersama Kampung Inggris Purbalingga (KEEP), Sabtu (17/1/2026).
Indonesia sebagai negara dengan kekayaan alam melimpah harus mengambil peran aktif dalam mengatasi krisis ini. Kita tidak bisa hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus memastikan keberlanjutan ekologi demi masa depan bangsa dan dunia, tegasnya, dilansir dariaskara.co.
Dalam paparannya, Prof. Rokhmin menegaskan dunia saat ini, termasuk Indonesia, tengah menghadapi *triple ecological crises* atau krisis ekologi rangkap tiga, yakni pencemaran lingkungan, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pemanasan global. Ia menyebut, berbagai data global menunjukkan bahwa krisis ini telah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan dan bukan lagi ancaman masa depan.
Data World Resources Institute (WRI) mencatat, pada 2024 dunia kehilangan sekitar 6,7 juta hektare hutan primer akibat kebakaran hutan. Kondisi ini berdampak langsung pada berkurangnya kemampuan bumi menyerap karbon serta mengancam habitat satwa liar dan keseimbangan ekosistem.