Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, menegaskan konsep Ekonomi Biru (Blue Economy) merupakan jalan strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui penciptaan jutaan lapangan kerja, penguatan ekonomi nasional, dan pemanfaatan potensi kelautan secara berkelanjutan.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki wilayah laut sekitar 6,4 juta kilometer persegi, lebih dari 17.500 pulau, serta garis pantai terpanjang kedua di dunia. Seluruh potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, tegas Ketua Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), dikutip Rabu(8/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Rokhmin saat memberikan pembekalan kepada anggota DPRD dan pengurus DPC PDI Perjuangan se-Indonesia dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) di Makassar.
Dalam pemaparannya, Prof. Rokhmin mengawali dengan memotret kondisi ketenagakerjaan nasional. Data yang dipaparkannya menunjukkan sekitar 59,4 persen pekerja Indonesia atau sekitar 86,6 juta orang masih berada di sektor informal. Menurutnya, apabila kondisi tersebut terus berlangsung, Indonesia akan semakin sulit keluar dari jebakan produktivitas rendah.
Ia menjelaskan, struktur usaha nasional yang masih didominasi usaha mikro juga menjadi tantangan. Dari sekitar 64,2 juta unit UMKM, sebanyak 99,9 persen merupakan usaha mikro yang belum mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan sehingga memunculkan gejala involusi ekonomi.