Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., mengritik keras lambannya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Ia menyoroti anggaran penanganan karhutla yang belum juga terealisasi ketika titik api terus bermunculan dan dampak kebakaran mulai dirasakan masyarakat.
Harusnya tobat!, kata Prof. Rokhmin, dikutip pada Senin (24/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Rokhmin dalam rapat bersama pemerintah. Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University itu menilai karhutla yang terus berulang setiap tahun menunjukkan masih adanya persoalan serius dalam tata kelola pencegahan dan penanggulangan bencana.
Kementerian Kehutanan sebelumnya telah mengusulkan tambahan anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla sebesar Rp290,9 miliar melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Namun, hingga kebakaran kembali meluas, anggaran tersebut disebut belum juga cair dan terealisasi di lapangan.