Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, mendorong Kabupaten Aceh Jaya melakukan transformasi ekonomi berbasis agromaritim.
Itu dikatakannya dalam Seminar Pembangunan Agromaritim yang digelar di Aula Lantai 3 Setda, Rabu (11/2).
Dari dominasi eksploitasi sumber daya alam dan ekspor komoditas sektor primer serta buruh murah, beralih ke dominasi sektor manufaktur dan jasa yang produktif, berdaya saing, inklusif, menyejahterakan, dan berkelanjutan, ujar Rektor Universitas UMMI Bogor dengan tema Pembangunan Agro-maritim Berkelanjutan Untuk peningkatan Daya Saing, Pertumbuhan ekonomi, Kedaulatan Pangan, Dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Aceh Jaya, dikutip Jumat (13/2).
Dalam paparannya, Prof. Rokhmin menegaskan daerah pesisir tidak boleh terus bergantung pada ekspor komoditas mentah dan tenaga kerja berupah rendah. Ia mencontohkan peningkatan nilai tambah produk turunan kelapa sawit, di mana crude palm oil (CPO) hanya bernilai nol persen, sementara fatty acids bisa mencapai 300 persen. Pendekatan hilirisasi serupa dinilai dapat diterapkan pada komoditas perikanan dan pertanian pesisir.
Ia juga memaparkan target pembangunan ekonomi Aceh Jaya dengan pertumbuhan di atas 7 persen per tahun serta penciptaan lapangan kerja produktif bagi penduduk usia 1564 tahun, dengan pendapatan layak ditargetkan melebihi Rp15 juta per bulan. Data nasional menunjukkan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi dengan 65,5 juta unit usaha menyumbang 61 persen PDB dan menyerap 97 persen tenaga kerja, meski akses kredit baru sekitar 18,5 persen dari total pembiayaan perbankan.