Jakarta, Gesuri.id - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengecam keras ketimpangan alokasi anggaran belanja logistik penanganan bencana di Jawa Timur yang dinilai minim nutrisi dan berpotensi boros anggaran.
Dari total anggaran kebencanaan sebesar Rp41,35 miliar, alokasi untuk mi instan mendominasi hingga Rp17,24 miliar.
Anggaran mi instan yang membengkak tersebut dinilai mengabaikan standar kesehatan pengungsi, terutama kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menuntut pemerintah daerah tidak sekadar mengejar kuantitas penyaluran, tetapi wajib menjamin kandungan gizi bantuan pangan bagi korban bencana.
Baca:Kupas Tuntas Kisah Ganjar Pranowo saat Jadi Anggota DPR R