Sekolah Libur, DPRD Banten Usul Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

​Langkah taktis ini dinilai perlu guna mencegah terjadinya kebocoran anggaran dan potensi makanan terbuang sia-sia.
Kamis, 18 Juni 2026 09:10 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Serang, Gesuri.id Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa, menyarankan pemerintah untuk menghentikan sementara atau menyesuaikan skema distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.

​Langkah taktis ini dinilai perlu guna mencegah terjadinya kebocoran anggaran dan potensi makanan terbuang sia-sia (food waste) akibat absennya siswa di ruang kelas.

​Karena sasaran utama MBG adalah peserta didik di sekolah, maka selama masa libur, mekanisme pelaksanaannya perlu disesuaikan. Menurut saya, jika peserta didik tidak berada di sekolah, maka pelaksanaan MBG dapat dihentikan sementara atau disesuaikan dengan skema yang lebih efektif dan tepat sasaran, ujar Yeremia kepada awak media, Rabu (17/6).

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

​Politisi senior yang juga anggota Komisi V DPRD Banten ini menilai, fase transisi menuju libur sekolah merupakan titik rawan dalam rantai pasok program MBG jika tidak dimitigasi dengan regulasi yang fleksibel.

Baca juga :