Jakarta, Gesuri.id - Situasi geopolitik di Selat Hormuz yang tak kunjung reda mulai membawa dampak nyata di dalam negeri. Bahan bakar menjadi pembahasan krusial. Kemampuan pemerintah menjaga ketersediaannya setelah harga bahan bakar non-subdidi naik, benar-benar diuji.
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Budi Sulistyono mengatakan stok bahan bakar di dalam negeri harus benar-benar diawasi. Demikian pula sistem subsidinya.
Dalam siniar yang ditayangkan akun Banteng Senayan, politikus yang lebih dikenal dengan nama Kanang itu meminta aparat untuk turut menjaga stok BBM.
Jangan sampai melakukan subsidi yang salah apalagi ada penyelundupan bahan bakar ke luar, tegasnya dikutip Senin (20/4/2026).
Ia menekankan pada stok bahan bakar subsidi. Jangan sampai ada penyelundupan bahan bakar bersubsidi. Yang tidak bersubsidi saja jika diselundupkan akan bahaya, apalagi yang bersubsidi, lanjutnya.