Jakarta, Gesuri.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait potensi kemacetan lalu lintas jelang persidangan kasus dugaan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11).
Permintaan maaf ini dilayangkan menyusul rencana kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang dijadwalkan hadir sebagai saksi.
Kendati demikian, langkah tersebut justru mendapat kritik tajam dari internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Baca:
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, menilai permintaan maaf PSI hanyalah pemanis bibir belaka.