SKY Minta Pengawasan Ketat Akan Peningkatan Produksi Migas

Khususnya yang berdampak langsung pada lingkungan hidup dan masyarakat di sekitar wilayah produksi.
Rabu, 28 Januari 2026 15:57 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XII DPR RI Sigit K Yunianto mengingatkan agar Pertamina Hulu Rokan (PRH) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan produksi minyak, khususnya yang berdampak langsung pada lingkungan hidup dan masyarakat di sekitar wilayah produksi.

Pasalnya, ada peningkatan produksi migas nasional yang mencapai sekitar 25 persen dari total produksi nasional berkat terbitnya Peraturan Menteri (Permen) Nomor 14 Tahun 2025 yang mengatur kerja sama pengelolaan sumur minyak oleh masyarakat setempat.

Baca:GanjarPranowo Tegaskan PDI Perjuangan Tak Bisa Didikte

Namun, peningkatan produksi ini juga harus diiringi dengan pengawasan ketat, terutama terkait standar keselamatan kerja, perlindungan lingkungan hidup, serta tata kelola yang berkelanjutan. Peningkatan produksi migas, meskipun penting bagi ketahanan energi nasional, tidak boleh mengabaikan aspek keberlanjutan dan keselamatan lingkungan, tegas Sigit saat mengikuti Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR di Pekanbaru, Riau, Jumat (23/1/2026).

Menurut Politisi F-PDI Perjuangan ini, dampak lingkungan dari aktivitas produksi migas dapat bersifat luas dan jangka panjang jika tidak dikelola secara serius.

Baca juga :