Soal Taklimat Prabowo, Utut Adianto: Jangan Sampai Ada TNI-Polri Tidak Solid

Prabowo memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Kamis, 08 Oktober 2026 18:01 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menilai taklimat Presiden Prabowo Subianto kepada 800 perwira tinggi (pati) TNI dan Polri merupakan bagian dari konsolidasi untuk memperkuat soliditas pemerintahan.

Ya kalau saya nggak bisa nyebut dari Komisi I, kalau saya mestinya dari pribadi. Ya kalau saya ngelihatnya ini kan peristiwa politik, bukan peristiwa persyaratan seperti yang kamu sampaikan. 800 pati dari TNI dan polisi mesti ada pesan yang mau di-address, kata Utut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Utut yang juga merupakan Wasekjen PDI Perjuangan itu menangkap adanya pesan politik yang ingin disampaikan Prabowo dalam pertemuan tersebut, khususnya berkaitan dengan penyesuaian setelah adanya pergantian sejumlah pati di tubuh TNI dan Polri.

Menurut dia, Prabowo ingin memastikan para perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan jabatan maupun promosi dapat tetap solid dan mendukung jalannya pemerintahan.

Nah, pesan yang di-address kan kalau di benak saya mesti konsep konsolidasi. Di benak saya, bahwa jangan sampai ada TNI dan Polri tidak solid. Di benak saya mungkin ada titik-titik sehabis pergantian perlu penyesuaian, kata Utut.

Baca juga :