Jakarta, Gesuri.id - Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia kini berada di persimpangan jalan. Tanpa penguatan kualitas kurikulum dan kebijakan pemerintah yang adil, keberadaan kampus swasta terancam tergilas oleh pesatnya dinamika pendidikan tinggi nasional.
Peringatan keras tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, saat menjadi narasumber Workshop Desain Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Hall STIE Eka Prasetya, Medan, Kamis (24/9). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Komisi X DPR RI.
Baca:Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Dalam pemaparannya, Sofyan Tan menyoroti wacana pemerintah terkait kebijakan kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ia menilai, kebijakan tersebut akan menempatkan PTS dalam posisi yang sangat sulit karena kelangsungan operasional kampus swasta selama ini bergantung pada dana pendaftaran dan uang kuliah mahasiswa.
Hari ini PTS sedang menghadapi masa-masa sulit. Jika pemerintah memberlakukan kuliah gratis untuk PTN, bagaimana nasib PTS? Oleh karena itu, usulan saya: jika PTN digratiskan oleh negara, alokasi Program KIP Kuliah tidak boleh lagi diberikan ke PTN, melainkan dialihkan seluruhnya untuk PTS, tegas Sofyan Tan.