Soroti Fenomena Middle Class Squeeze, DPR Minta Pemerintah Proteksi Kelas Menengah

​Bonnie secara khusus memandag penting peran BPS dalam mengevaluasi sistem pengolahan data tunggal dan penetapan desil sosial.
Sabtu, 19 September 2026 11:03 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Panitia Kerja (Panja) RUU Statistik Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, menyoroti fenomena middle class squeeze atau tertekannya ekonomi kelas menengah di Indonesia.

Ia mendesak pemerintah segera hadir memberikan intervensi nyata serta meminta BPS menyajikan data yang presisi guna memetakan kondisi sosial masyarakat secara akurat.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​Penegasan tersebut disampaikan Bonnie saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta, Kamis (17/9/2026).

​Dalam tujuh tahun terakhir, sekitar 10 juta warga kelas menengah turun kelas. Posisi mereka sangat rentandi atas garis kemiskinan, tetapi belum masuk kategori kaya. Begitu menghadapi krisis, musibah, atau PHK, mereka bisa langsung jatuh miskin. Fenomena middle class squeeze ini nyata dan butuh intervensi negara, ujar Bonnie.

Baca juga :