Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin menyoroti rencana pemerintah yang menargetkan pembukaan hingga 200 juta rekening baru dalam rangka memperkuat penyaluran bantuan sosial (bansos). Langkah pemerintah menggelontorkan Rp11 triliun via Himbara untuk pembukaan rekening massal ini dinilai perlu dikaji lebih matang agar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.
Jangan sampai kita sibuk membuka rekening sebanyak-banyaknya, sementara persoalan siapa yang berhak menerima bansos belum selesai, tegas Azis di Jakarta , Senin (14/9/2026).
Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini menyoroti data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang mencatat bahwa jumlah masyarakat usia produktif di Indonesia yang belum memiliki rekening pada 2026 hanya berada di angka 15,3 juta jiwa.
Baca:Ini 3 Faktor yang MembuatGanjarPranowo Menjadi Capres Terkuat!
Terdapat selisih angka yang sangat jauh dan mencolok antara jumlah masyarakat yang unbanked tersebut dengan target pemerintah yang mencapai 200 juta rekening baru.