Tangani Karhutla, Glorio Sanen Apresiasi Kapolda Kalbar Kedepankan Kearifan Lokal

“Walaupun baru menjabat sebagai Kapolda Kalbar, beliau sudah memahami persoalan kearifan lokal masyarakat.”
Selasa, 25 Agustus 2026 10:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Bidang Hukum dan Advokasi, Glorio Sanen, mengapresiasi pendekatan Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial serta kearifan lokal masyarakat.

Walaupun baru menjabat sebagai Kapolda Kalbar, beliau sudah memahami persoalan kearifan lokal masyarakat, kata Glorio, Minggu (23/8/2026).

Glorio mengatakan, pemahaman tersebut penting mengingat tradisi perladangan telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman Kalimantan Barat.

Apresiasi itu disampaikan Glorio merespons pandangan Kapolda Kalbar yang sebelumnya menyebut adanya dilema dalam penanganan karhutla. Di satu sisi, aparat kepolisian memiliki kewajiban menegakkan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

Namun di sisi lain, terdapat praktik perladangan tradisional yang telah lama dijalankan masyarakat dan menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat adat maupun petani kecil.

Baca juga :