Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Dinilai Terlalu Tinggi, Harris Turino Minta Pemerintah Uji Realitas

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyoroti sempitnya ruang fiskal Indonesia saat ini.
Sabtu, 23 Mei 2026 05:06 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Harris Turino, menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar buku kas negara. Menurutnya, APBN merupakan instrumen penting dalam perjuangan bangsa untuk menyejahterakan rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Harris saat menanggapi pidato Presiden mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.

Meski mengapresiasi target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pada angka 5,8 hingga 6,5 persen serta target penurunan angka kemiskinan menjadi 6,0 sampai 6,5 persen, Harris mengingatkan perlunya uji realitas terhadap angka-angka tersebut.

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

Selama ini pertumbuhan ekonomi Indonesia bertahan di kisaran lima persen, ujar Harris dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/5).

Baca juga :