Jakarta, Gesuri.id Mantan Menteri Perdagangan RI, Tom Lembong, mengkritik paradigma kesuksesan yang selama ini identik dengan kekayaan, jabatan, dan kedudukan. Menurutnya, keberhasilan seseorang seharusnya diukur dari semakin besar kontribusinya dalam melayani masyarakat.
Ia juga menyoroti arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam 10 tahun terakhir yang dinilai lebih berfokus pada sektor padat modal dibandingkan sektor padat karya yang mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Tom Lembong dalam acara Millennium Public Pulse di Jakarta, Rabu (28/10/2026), yang mengusung tema Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan. Ia menilai, perubahan paradigma tentang kesuksesan perlu diikuti dengan perubahan arah kebijakan agar pembangunan ekonomi memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kita mendefinisikan sukses. Itu udah salah menurut saya. Paradigma lama adalah kita sukses kalau kita menjadi kaya, ujar Tom.
Baca:Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu