Tragis! Sopir Truk Tewas Saat Antre Bio Solar, Yulian Desak BPH Migas Tambah Kuota BBM Subsidi di Sumsel

Antrean Bio Solar di Sumatera Selatan bukan persoalan baru. Kondisi itu dinilai mencerminkan dua masalah sekaligus.
Kamis, 09 Juli 2026 17:04 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Antrean panjang BBM subsidi di Sumatera Selatan kembali menjadi sorotan setelah seorang sopir truk meninggal dunia saat mengantre Bio Solar di SPBU Rejodadi, Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar, mendesak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) segera mengevaluasi distribusi sekaligus menambah kuota BBM subsidi, khususnya Bio Solar dan Pertalite di Sumatera Selatan.

Kami turut berduka atas meninggalnya seorang sopir saat mengantre solar. Apa pun penyebab medisnya nanti, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa antrean BBM subsidi yang berlangsung berjam-jam tidak boleh terus dianggap sebagai hal yang normal, ucap Gunhar, Rabu (8/7/2026).

Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo

Ia menyebut, antrean Bio Solar di Sumatera Selatan bukan persoalan baru. Kondisi itu dinilai mencerminkan dua masalah sekaligus, yakni distribusi yang belum optimal dan kuota BBM subsidi yang sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga :