Wibowo Prasetyo Perjuangkan Penambahan Ruang Kelas dan Sarana Keterampilan SLB Ma’arif

Wibowo Prasetyo menegaskan bahwa pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tidak boleh dipandang sebelah mata.
Sabtu, 28 Februari 2026 01:00 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Muntilan, Gesuri.id Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, menyoroti keterbatasan ruang kelas dan rusaknya sarana keterampilan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Maarif Muntilan.

Masalah ini menjadi perhatian serius Wibowo saat melakukan kunjungan reses ke sekolah tersebut pada Kamis (26/2/2026).

​Dalam kunjungan tersebut, Wibowo menerima aspirasi terkait kondisi sekolah yang kini menampung sekitar 190 siswa berkebutuhan khusus dari jenjang SD hingga SMA. Kepala SLB Maarif Muntilan, Roykhan Mubarok, menjelaskan bahwa jumlah siswa yang besar tersebut hanya ditopang oleh 29 guru.

Baca:GanjarIngatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan

​Selain persoalan rasio guru dan siswa, Wibowo mencatat adanya hambatan dalam pengembangan sekolah. Meski permintaan orang tua untuk membuka jenjang TK Luar Biasa (TKLB) cukup tinggi, pihak sekolah belum mampu merealisasikannya karena keterbatasan ruang fisik.

Baca juga :