Jember, Gesuri.id Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, mengkritik keras lambatnya respons dan komunikasi PT Pertamina terkait fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember.
Keterlambatan informasi tersebut dinilai memicu ketidakpastian di tengah masyarakat.
Widarto menegaskan, Pertamina seharusnya bertindak transparan dan menyampaikan kondisi riil pasokan bahan bakar minyak (BBM) kepada publik serta pemerintah daerah sebelum masalah meluas dan menjadi sorotan media.
Yang perlu diperbaiki itu pola komunikasinya Pertamina agar menyampaikan kepada masyarakat maupun pemerintah lebih baik, kata Widarto di Jember, Kamis (15/10).
Baca:Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak