PDI Perjuangan Sumsel: Pilkada Langsung Harga Mati, Kembali ke DPRD Langgar Konstitusi

Mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah ke DPRD merupakan langkah mundur dalam demokrasi dan berpotensi merampas hak politik rakyat
Selasa, 06 Januari 2026 01:50 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Palembang, Gesuri.id PDI Perjuangan Sumatera Selatan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Menurut partai berlambang banteng tersebut, Pilkada langsung merupakan harga mati sebagai perwujudan kedaulatan rakyat dan amanat konstitusi.

Sikap tegas itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumsel Susanto Adjis. Ia menilai, wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah ke DPRD merupakan langkah mundur dalam demokrasi dan berpotensi merampas hak politik rakyat.

Ada setidaknya tiga alasan mendasar mengapa Pilkada harus tetap dilaksanakan secara langsung oleh rakyat, ujar Susanto.

Kedaulatan Rakyat Tidak Boleh Dirampas

Susanto menegaskan, pemilihan kepala daerah melalui DPRD akan menghilangkan hak konstitusional rakyat dalam menentukan pemimpinnya sendiri. Menurutnya, Pilkada langsung adalah instrumen utama bagi rakyat untuk menyalurkan kedaulatan politiknya.

Baca juga :