Denpasar, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pengamanan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ia menilai momentum hari besar keagamaan ini tidak hanya penting secara spiritual, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bali.
“Bali punya kekuatan pengamanan berbasis masyarakat, salah satunya melalui peran pecalang yang selama ini ikut menjaga ketertiban di lingkungan desa adat,” ujarnya, Selasa (17/3).
Politisi PDI Perjuangan asal Dajan Peken, Tabanan tersebut juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu dan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada umat Muslim di Bali. Menurutnya, kedua perayaan besar tersebut mencerminkan keberagaman sekaligus harmoni kehidupan beragama di Pulau Dewata.
Ia menekankan bahwa Bali memiliki sistem pengamanan yang khas dan kuat, karena tidak hanya bergantung pada aparat negara seperti kepolisian dan TNI, tetapi juga melibatkan unsur adat melalui desa adat dan pecalang yang berperan aktif dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing.
Menurut Supartha, keterlibatan masyarakat dalam sistem pengamanan menjadi salah satu kekuatan utama Bali dalam menjaga stabilitas sosial, khususnya saat perayaan keagamaan yang biasanya diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan warga.
“Semangat kebersamaan dan saling menghormati antarumat beragama harus terus dijaga agar Bali tetap harmonis,” tegasnya.
Lebih lanjut, Supartha berharap sinergi antara aparat keamanan, desa adat, serta masyarakat dapat terus diperkuat, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama rangkaian perayaan Nyepi dan Idul Fitri berlangsung.
Menurutnya, koordinasi yang baik antar pihak sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh ketenangan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi dan saling menghormati di tengah keberagaman yang ada di Bali. Dengan semangat kebersamaan, ia optimistis Bali akan tetap menjadi daerah yang harmonis dan damai.
Supartha menutup dengan harapan agar seluruh masyarakat Bali dapat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, sehingga perayaan Nyepi dan Idul Fitri tahun ini berlangsung aman serta memperkuat persatuan antarumat beragama.

















































































