Ansy: Soeharto Tidak Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Orba Lakukan Kejahatan Kemanusiaan dan Demokrasi

Presiden Soeharto tidak turun secara sukarela, ia dipaksa oleh rakyat karena 32 tahun menindas kebebasan dan memanipulasi kekuasaan
Rabu, 05 November 2025 19:00 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Aktivis 98 Ansy Lema, menegaskan penolakannya terhadap rencana pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Dalam diskusi publik bertajuk #SoehartoBukanPahlawan di Jakarta, Rabu (5/11), Ansy menilai rezim Orde Baru yang dipimpin Soeharto meninggalkan jejak kelam berupa kejahatan kemanusiaan, korupsi, dan pembungkaman demokrasi.

Presiden Soeharto tidak turun secara sukarela, ia dipaksa oleh rakyat karena 32 tahun menindas kebebasan dan memanipulasi kekuasaan, tegas Ansy di hadapan peserta diskusi yang didominasi generasi muda.

Menurutnya, Soeharto mampu berkuasa selama lebih dari tiga dekade karena memerintah dengan dua pola: represif koersif dan hegemoni kesadaran rakyat.

Negara saat itu menebar teror, menakut-nakuti rakyat, sementara kesadaran publik dibius dengan propaganda dan kontrol media melalui Departemen Penerangan, jelas Ansy.

Baca juga :