Pensiun Bukan Stop Mengabdi, Aaf Ajak ASN Tetap Berkarya & Bermanfaat

Aaf mengatakan memasuki masa purna tugas bukan berarti berhenti berkarya dan mengabdi kepada masyarakat.
Sabtu, 24 Oktober 2026 00:19 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Pekalongan, Gesuri.id - Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf mengatakan memasuki masa purna tugas bukan berarti berhenti berkarya dan mengabdi kepada masyarakat. Justru, masa pensiun menjadi awal babak baru bagi para aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap beraktivitas, berbagi pengalaman, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan keluarga.

Pesan tersebut disampaikan Aaf, saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan tali asih bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas serta SK pemutusan hubungan perjanjian kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mencapai batas usia pensiun, terhitung mulai tanggal (TMT) 1 November dan 1 Desember 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Jumat (23/10/2026).

Di hadapan para ASN yang akan memasuki masa purna tugas, Aaf menyampaikan bahwa, penerimaan SK CPNS dan SK pensiun merupakan dua momen penting yang kemungkinan besar akan selalu dikenang sepanjang perjalanan karier seorang ASN. Menurutnya, pensiun merupakan siklus kehidupan dan ketentuan yang harus dijalani, meskipun pengalaman serta pemikiran para ASN yang purna tugas masih berpotensi dibutuhkan oleh instansi.

Setelah menerima SK pensiun, harapan kami pemikiran dan program yang sudah Bapak, Ibu lakukan, termasuk sosialisasi di masyarakat, jangan berhenti. Bapak dan Ibu harus tetap aktif, tetap berkegiatan, dan jangan lupa bahagia. Menerima SK pensiun itu bukan akhir dari segalanya, tetapi masih banyak hal yang bisa dilakukan agar tetap bermanfaat bagi masyarakat, tutur Aaf.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi para ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun untuk Pemerintah Kota Pekalongan. Bahkan, terdapat ASN yang masa pengabdiannya mencapai hampir 40 tahun. Selama perjalanan tersebut, mereka telah berkontribusi melalui pemikiran, pelaksanaan program, pelayanan publik, hingga berbagai upaya pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat.

Baca juga :