BAYANGKAN sebuah malam di Batavia, tahun 1915. Di Gedung STOVIA yang bersejarah, sekelompok pemuda berkumpul dengan wajah-wajah yang tegang namun penuh harapan. Mereka bukan pemuda biasamereka adalah pelajar-pelajar cerdas dari berbagai pelosok Jawa yang tengah menempuh pendidikan kedokteran, hukum, dan berbagai ilmu lainnya. Di antara mereka, seorang pemuda bernama Satiman Wirjosandjojo berdiri dan mengusulkan sebuah gagasan yang saat itu terdengar berani: mendirikan sebuah organisasi pemuda yang akan menjadi tempat latihan bagi calon-calon pemimpin bangsa.
Maka, pada 7 Maret 1915, lahirlah Tri Koro Dharmoyang berarti Tiga Tujuan Muliadi Gedung Budi Utomo. Nama ini diambil dari bahasa Jawa, mencerminkan semangat kebangkitan yang tengah tumbuh di kalangan pemuda terpelajar. Tujuan organisasi ini bukanlah hal yang main-main: Sakti (kekuasaan), Budi (kebijaksanaan), dan Bakti (keteguhan dan kecintaan). Ketiga nilai ini diyakini dapat menimbulkan kekuatan besar untuk mencapai cita-cita yang maha luhur.
Mengapa Tri Koro Dharmo Lahir?
Kisah ini tidak bisa dipisahkan dari sosok Budi Utomo, organisasi kebangkitan nasional pertama yang berdiri pada tahun 1908. Budi Utomo lahir dari kalangan priyayi Jawa yang terpelajar, dan banyak pemuda merasa organisasi itu terlalu condong kepada kaum tua dan terlalu elitis. Para pemuda menganggap Budi Utomo sebagai organisasi yang dikuasai oleh kalangan bangsawan dan birokrat Jawa, sehingga sulit bagi mereka untuk menyalurkan aspirasi dan energi pergerakan.
Satiman dan kawan-kawan memahami hal ini dengan baik. Mereka ingin menciptakan sebuah wadah yang lebih inklusif, lebih dinamis, dan lebih mudasebuah tempat di mana para pelajar pribumi dapat mempersatukan diri, menyuburkan minat pada kesenian dan bahasa nasional, serta memajukan pengetahuan umum untuk anggotanya. Maka, dengan semangat yang membara, Tri Koro Dharmo pun didirikan.
Susunan Pengurus Pertama: Para Pemuda yang Berani Bermimpi
Pada saat didirikan, susunan pengurus Tri Koro Dharmo terdiri dari para pemuda yang kelak menjadi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Indonesia: