Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Ahmad Hakim, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sekecil apa pun di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya mencegah memburuknya kualitas udara sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.
Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Morowali agar tidak melakukan pembakaran sekecil apa pun, karena kondisi udara kita saat ini kurang baik. Jangan sampai aktivitas pembakaran justru menambah dan memperparah dampak asap yang kita rasakan, ujar Ahmad Hakim dikutip Jumat (16/10/2026).
Anggota DPRD Morowali tersebut menegaskan, kondisi udara akibat kabut asap harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran maupun menghasilkan asap tambahan.
Sejumlah aktivitas, seperti membakar sampah, daun kering, hingga membuka lahan dengan cara dibakar, perlu dihindari untuk mencegah munculnya sumber asap baru. Asap dari pembakaran tersebut dapat menyebar ke kawasan permukiman dan semakin memperburuk kualitas udara yang dihirup masyarakat.
Ahmad Hakim juga mengingatkan bahwa pencegahan kabut asap bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas terkait, melainkan membutuhkan kesadaran serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.