Jakarta, Gesuri.id - Maraknya kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kulon Progo menyita perhatian anggota DPR RI, MY Esti Wijayati. Insiden terbaru melanda Kapanewon Temon, yang menyebabkan sedikitnya 41 pelajar harus mendapat perawatan medis.
Esti menilai salah satu pemicu utama berulangnya kasus keracunan ini adalah beban porsi yang ditangani oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlalu berlebihan.
Jumlah yang ditangani sampai 3.000 porsi untuk satu SPPG itu terlalu banyak. Pasti riskan terjadi masalah, tegas Esti saat memberikan keterangan, Kamis (17/9).
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Guna mencegah kejadian berulang, Esti mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) selaku lembaga pengampu SPPG untuk meninjau kembali kebijakan kuota porsi. Menurutnya, kapasitas produksi harus disesuaikan secara realistis dengan kemampuan masing-masing unit layanan.