Akurasi Data Bansos Tahap II Jadi Sorotan, Matindas Tekankan Pemerintah Minimalkan Salah Sasaran

Matindas J Rumambi juga menyoroti data tahun sebelumnya, yang menunjukkan hampir 45 %  penerima bansos diduga tidak tepat sasaran.
Senin, 04 Mei 2026 11:46 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Matindas J Rumambi, menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap II tahun 2026.

Menurutnya, percepatan pencairan bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), harus tetap mengutamakan validasi data agar tidak terjadi salah sasaran.

Percepatan pencairan penting untuk menjaga daya beli masyarakat, tetapi validasi data harus menjadi prioritas utama. Kami tidak ingin masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru terlewat karena lemahnya akurasi data, tegas Matindas di Jakarta.

Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo

Berdasarkan data dikutip dari Kompas.com, penyaluran bansos tahap II dimulai sejak pertengahan April hingga awal Mei 2026, meliputi PKH, BPNT, Program Indonesia Pintar (PIP), dan bantuan pangan beras 10 kilogram.

Baca juga :