Bane Raja Manalu Tegaskan Industri Film Tak Cukup Hanya Soal Tambah Layar Bioskop

Pembenahan industri kreatif ini harus menyentuh aspek fundamental, mulai dari insentif pajak hingga pembaruan regulasi yang sudah usang.
Jum'at, 10 April 2026 15:22 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, menegaskan bahwa sengkarut persoalan perfilman nasional tidak boleh hanya dipandang dari sempitnya akses layar bioskop.

Menurutnya, pembenahan industri kreatif ini harus menyentuh aspek fundamental, mulai dari insentif pajak hingga pembaruan regulasi yang sudah usang.

Hal tersebut disampaikan Bane dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (8/4).

Bane menilai, keterbatasan layar sering kali merupakan konsekuensi logis dari kompetisi pasar. Pemilik bioskop, sebagai pelaku usaha, tentu akan memprioritaskan film yang memiliki nilai komersial tinggi.

Baca:GanjarIngatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan,

Baca juga :