Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, Banyu Biru Djarot, menegaskan bahwa negosiasi Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, seluruh elemen bangsa perlu meningkatkan pengawasan secara serius, menyeluruh, dan terukur.
Ditengah ketidakpastian konflik geopolitik, ART harus dikawal rakyat secara mikroskopik dengan menggunakan kaca pembesar, karena kata daulat dan merdeka adalah diksi substantif yang harus menjadi spirit dalam negosiasi berjenjang atas tarif resiprokal antara Indonesia Amerika, dalam hal ini menyangkut marwah bagi bangsa Indonesia, ujar Banyu Biru.
Ia mengingatkan bahwa setiap klausul dalam ART harus dicermati secara detail agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan kepentingan nasional. Menurutnya, berbagai kesepakatan lintas sektor harus dipastikan tetap berada dalam koridor kedaulatan negara.
Baca:GanjarMembuktikan Dirinya Sebagai Sosok Yang Inklusif