Bupati Endah Subekti Raih Swara Cantika 2026, Dorong Perempuan Aktif Jaga Budaya

"Alhamdulillah, di Gunungkidul, peradaban dan budaya ini kami kedepankan."
Minggu, 20 September 2026 00:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan kebudayaan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah karena tradisi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih hidup hingga tingkat padukuhan.

Alhamdulillah, di Gunungkidul, peradaban dan budaya ini kami kedepankan. Di tingkat padukuhan, setiap tahun ada ritual budaya masing-masing, katanya dikutip Sabtu (19/9/2026).

Endah menyampaikan hal tersebut setelah dirinya meraih Apresiasi Swara Cantika 2026 bidang Pelestarian Budaya dan Tradisi kategori Pelopor Penggerak Ruang Publik. Penghargaan tersebut diberikan pada 17 September 2026 di Ballroom Samisara, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada pemimpin perempuan di ranah publik yang membuka akses dan ruang bagi masyarakat.

Luar biasa, terima kasih dan apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya untuk Cantika karena telah memberikan ruang untuk para perempuan, seperti perempuan penggerak dan perempuan yang memiliki keberanian dan keteguhan dan kesabaran dan perempuan yang sering kontemplasi. Harapannya, Apresiasi Swara Cantika bisa dipertahankan ke depan sebagai ruang bagi perempuan, buat berkompetisi, dan memberikan yang terbaik buat bangsa Indonesia, kata Endah.

Menurut Endah, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menjadikan budaya berbasis masyarakat sebagai salah satu pendekatan dalam menjaga keberlangsungan tradisi. Berbagai kegiatan budaya masih dilaksanakan masyarakat di tingkat padukuhan dan kalurahan sepanjang 2026, mulai dari Bersih Desa atau Rasulan, Sedekah Bumi, Nyadran hingga Grebeg Besar.

Baca juga :